Teks Drama "JUJUR DAN TOLONG MENOLONG ITU INDAH"
JUJUR
DAN TOLONG MENOLONG ITU INDAH
Suatu hari ada anak
yang bernama Vina dan Adib yang sedang ingin berangkat sekolah.
Adib : “Hai Vin?”
Vina :
“Hai juga Dib”
Adib :
“Vin berangkat sekolah yuk!”
Vina :
“Ayo”
Sesampainya di kelas
...
Vina :
“Dib, kamu sudah bayar uang untuk studytour?”
Adib :
“Ya sudah Vin, kalo kamu?”
Vina : “Belum, mungkin nanti setelah
istirahat”
Adib :
“Oh ya sudah”
Tak lama
kemudian, Bela danLady lewat di depan ruang koordinator keuangan. Lalu Pak Mubarak
sebagai koordinator keuangan memanggil Bela
dan Lady.
Pak Mubarak :
“Hei! Kamu, kamu kesini!”
Bela dan Lady merasa
kebingungan karena mereka tidak tahu siapa yang dipanggil oleh bapak
koordinator keuangan.
Lady :
“Saya pak?” (menunjuk diri sendiri)
Pak Mubarak :
“Iya kalian berdua, cepetan kesini!”
Bela dan Lady
langsung mendatangi bapak koordinator keuangan ke ruangannya.
Bela :
“Iya pak, ada apa?”
Pak Mubarak :
“Saya minta tolong, tolong panggilkan anak yang bernama Vina!”
Bela :
“Vina 6.B ya pak?”
Pak Mubarak : “Iya, tolong panggilkan anak itu ke ruang
koordinatorkeuangan! Sekarang juga!”
Lady :
“Baik, siap laksanakan pak”(sambil hormat)
Setelah itu Bela dan
Lady meninggalkan ruang koordinator keuangan. Saat Bela ingin membuka pintu,
Bela telpeleset karena lantai nya yang licin, “Bruukk..”
Bela :
“Aduuhhh....”(dengan ekspresinya yang tidak meyakinkan)
Lady :
“Ya Allah bel bel, kalo jalan itu pakek mata!”(sambil menertawakan Bela)
Bela :
“Kamu ini, temannya jatuh bukannya ditolongin malah ditertawakan. Cepat bantu
aku bangun!”
Lady :
“Iya maaf bel, sini aku bantu”(dengan menjulurkan tangannya)
Bela dan Lady
langsung menuju kelasnya. Sesampainya di kelas, Bela merasa kesakitan dan
dudukdi kursinya.
Vina :
“Kamu kenapa bel?”
Bela :
“Aku jatuh didepan ruang koordinator keuangan”
Adib :
“Ngapain kamu kesana?”
Lady :
“Tadi, aku sama Bela dipanggil Pak Mubarak. Katanya, Vina disuruh ke ruangan
koordinator keuangan sekarang juga!”
Vina pun langsung
berlari dengan deg deg an menuju ruang koordinator keuangan.Sesampainya disana,
Vina berkata
Vina :
“Ada apa pak, kenapa bapak memanggil saya?”
Pak Mubarak :
“Apa sudah melunasi uang studytour?”
Vina :
“Belum pak, orang tua saya masih belum punya uang untukmelunasinya”
Pak Mubarak : “Baiklah,saya akan memberi kamu waktu
selama 3 hari untuk melunasinya!”
Vina : “Baik pak, akan saya lunasi”
Kemudian Vina
meninggalkan ruang koordinator keuangan dan kembali ke kelas nya dengan
perasaan sedih.
Lady :
“Kenapa kamu Vin?”
Vina :
“Aku belum melunasi uang untuk studytour. Aku harus melunasinya dalam waktu 3
hari”
Lalu Lady pergi
menemui Adib, Bela, dan Oci yang sedang berkumpul di bangkuBela, sambil berkata
Lady :
“Hai teman, mau gak kalo kita bantuin teman kita yang lagi kesusahan?”
Adib :
“Siapa Lad?”
Lady :
“Vina, dia belum membayar uang studytour karena orang tuanya belum punya uang
untuk membayarnya. Dia diberi waktu 3 hari oleh bapak koordinator keuangan
untuk membayarnya”
Bela :
“Oke, aku setuju Lad”,
“Aku juga” ucap Adib
dan Oci melanjutkan ucapan Bela.
Lady :
“Benar kalian setuju?”
“Iya Lad” mereka
bertiga serentak menjawab.
Lady :
“Baiklah, mulai besok kita kumpulkkan uangnya. Siapa yang mau memegang uang
nya?”
Oci :
“Bagaimana kalau aku saja”
Lady :
“Baiklah, gak masalah.Tapi kamu harus menjaga uang itu baik-baik” (Lady
melanjutkan pembicaraannya)
Bela :
“Sumbangan berapa kita?”
Lady :
“Uang studytour nya kan 120ribu, bagaimana kalau 30ribu per orang?”
Bela, Adib, Oci : “Baiklah” (mereka menjawab secara bersamaan)
Oci :
“Oke, jangan lupa besok ya, kumpulkan kepada ku!”
Keesokan harinya,
Adib, Bela, dan Lady membayar uang sumbangan itu kepada Oci, Oci pun ikut
membayarnya. Kemudian keesokan harinya, uang itu akan diberikan kepada Vina
untuk disetorkan kepada Pak Mubarak.
Lady :
“Ci, uang yang kemarin kita sumbangkan mana? Akan aku berikan kepada Vina!”
Oci :
“Uang yang kemarin kita sumbangkan hilang!”
Lady, Bela, Adib : “Apaaaa?!!” (dengan perasaan
kaget)
Adib : “Kok bisa hilang? Uang itu kamu
simpan dimana?”
Oci :
“Aku lupa menyimpan dimana”
Bela :
“Aduuhhh.. Gimana ini? Waktunya sudah tinggal 1 hari!”
Adib, Lady, dan Bela
bingungmemikirkan bagaimana caranya memberikan uang itu kepada Vina agar tepat
pada waktunya. Tak lama kemudian, Lady
dan Bela pergi ke kantin untuk membeli makanan. Lady melihat Oci sedang mengeluarkan uang dari
sakunya. Lady curiga kepada uang yang
dikeluarkan Oci, Lady merasa bahwa uang itu adalah uang yang disumbangkan untuk
membantu Vina.
Lady :
“Ci, itu uang kamu atau uang yang disumbangkan untuk Vina?”
Oci :
“Pas..pastinya itu uang aku!”
Bela :
“Ci, kamu jangan bohong! Setiap kamu bohong, akhirnya pasti akan ketahuan
juga!”
Lady :
“Benar apa yang dikatakan Bela! Benar Ci, jujur itu indah”
Oci :
“Ya Bel, ya Lad, ini sumbangan untuk Vina” (sambil menundukkan kepalannya
dengan suara lirih)
Bela : “Kenapa kamu bohong dan
kenapa kamu tidak jujur saja sama kita?”
Lady :
“Aku sudah menyangka, bahwa uang itu tidak hilang melainkan disembunyikan oleh
kamu”
Oci :
“Ya aku minta maaf. Ini aku kembalikan uang sumbangan itu, tetapi uang nya bersisa
110ribu”
Bela :
“Kamu harus menggantikan uang itu!”
Oci :
“Iya, pasti aku ganti” (sambil mengembalikan uang 110ribu kepada Lady)
Lady :
“Sisanya yang 10 ribu mana?”
Oci :
“Ini sisa nya” (sambl memberikan uang 10ribu kepada Lady)
Setelah mengambil
uang itu, Lady dan Bela kembali ke kelas dan menemui Adib.
Lady :
“Dib, uang itu sebenarnya tidak hilang melainkan disimpan oleh Oci”
Adib :
“Oh ya sudah, ayo kita berikan kepada Vina agar ia cepat melunasi uang
studytour dan bisa ikut studytour bersama kita”
Kemudian Lady, Adib,
Bela, dan Oci memberikan uang itu kepada Vina.
Adib :
“Vina, kami ingin memberikan ini ke kamu!”
Vina :
“Apa ini?”
Bela :
“Buka aja vin!”
Vina :
“Baiklah, akan aku buka” (sambil membuka amplop yang di berikan oleh teman –
temannya dengan penasaran)
Setelah membuka
amplop itu, vina kaget karena di dalam amplop itu ada uang sebesar 120rb.
Vina :
“Hah, uang?”
Lady :
“Iya vin, itu uang darikami untuk bantu kamu agar bisa melunasi uang studytour”
Vina :
“Makasih yah semuanya, udah mau bantu aku”
Bela :
“Iya vin sama – sama”
Vina pun langsung
lari menuju ruang koordinator keuangan.
Vina :
“Assalamu’alaikum pak” (sambil mengetuk pintu)
Pak Mubarak : “Iya silahkan masuk!”
Vina : “Pak, saya ingin melunasi uang
studytour”
Pak Mubarak : “Baiklah, berikan uang mu!”
Vina :
“Ini pak” (sambil memberkan uang itu)
Pak Mubarak : “Nah, sekarang kamu sudah melunasinya.
Berarti, kamu sudah bisa ikut studytour ini”
Vina : “Yeayy... terimakasih pak”
Dan akhirnya Vina
dan kawan – kawan bisa bersama ikut studytour.
Post a Comment